Inggris Selidiki Bocornya Rekaman Mesra Eks Menkes dan Stafnya

Pemerintah Inggris akan menyelidiki bocornya rekaman saat mantan Menteri Kesehatan, Matt Hancock, berciuman dan berpelukan dengan stafnya ke media. Insiden tersebut membuat Hancock mengundurkan diri dari jabatannya dan menambah skandal dalam pemerintahan Perdana Menteri Boris Johnson.

“Ini adalah masalah yang saya tahu departemen kesehatan akan menyelidiki untuk memahami persis bagaimana rekaman itu keluar dari sistem,” kata Menteri Irlandia Utara Brandon Lewis kepada Sky News saat ditanya bocornya foto-foto Hancock dan stafnya saat berada di kantor pemerintahannya itu dikutip dari Reuters, Ahad, 27 Juli 2021.

“Apa yang dilakukan Matt salah, dia mengakui itu, itu sebabnya dia segera meminta maaf atas perilakunya dan mengakui apa yang dia lakukan salah,” kata Lewis.

Sejak gambar-gambar itu diterbitkan pada Jumat, banyak anggota parlemen Konservatif yang secara pribadi mendesak Hancock mundur. Mereka beralasan posisi Hancock tidak dapat dipertahankan setelah dia mengaku melanggar pembatasan virus corona.

Hancock pun mengirimkan surat pengunduran dirinya kepada PM Boris Johnson. Johnson pada awalnya membela Hancock namun akhirnya dia menerima pengunduran diri koleganya itu.

Boris Johnson lalu menunjuk mantan menteri keuangan Inggris Sajid Javid untuk menggantikan Hancock.

Malaysia Kembali Perpanjang Masa Lockdown

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin memutuskan kembali memperpanjang masa lockdown mulai besok untuk mengekang penyebaran Covid-19, menurut laporan kantor berita negara Bernama.

Kebijakan lockdown yang sebelumnya diberlakukan akan berakhir pada Senin. Tetapi Muhyiddin mengatakan mereka tidak akan dilonggarkan sampai kasus harian turun di bawah 4 ribu, seperti dikutip dari Channel News Asia, Ahad, 27 Juni 2021.

Malaysia melaporkan 5.803 kasus pada hari Sabtu.

Pada Mei, perintah kontrol gerakan nasional (MCO) diberlakukan kembali di Malaysia di tengah gelombang ketiga kasus COVID-19.

Dikenal sebagai MCO 3.0, semua sektor ekonomi diizinkan untuk beroperasi selama periode tersebut tetapi perjalanan lintas distrik dan antar negara bagian serta kegiatan sosial, olahraga, dan pendidikan dilarang.

Pembatasan yang lebih ketat pada sektor ekonomi dan sosial kemudian diumumkan pada 21 Mei karena kasus masyarakat terus meningkat.

Pada 11 Juni, Menteri Senior Pertahanan Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa MCO atau lockdown, yang kemudian akan berakhir pada 14 Juni, akan diperpanjang hingga 28 Juni.

Kasus Harian Covid-19 India Naik 50.000 di Tengah Ancaman Varian Covid-19 Delta

Kasus harian Covid-19 naik 50.040 pada Ahad di tengah meningkatnya kekhawatiran infeksi varian Covid-19 Delta yang lebih mematikan di sejumlah negara bagian.

Sementara itu, menurut data kementerian kesehatan, kematian akibat Covid-19 pada Ahad naik 1.258 termasuk 511 kematian dari negara bagian Maharashtra.

Varian baru menjadi perhatian khusus di India, di mana lebih dari setengah populasi belum divaksinasi. Kurang dari 6% dari populasi orang dewasa India yang berjumlah 950 juta telah menerima dua dosis, dilaporkan Reuters, 27 Juni 2021.

Setidaknya 20 kasus telah ditemukan terkait dengan varian Covid-19 Delta, yang minggu lalu ditetapkan India sebagai varian Covid-19 yang menjadi perhatian minggu lalu, menurut kementerian kesehatan.

Jumlah kematian resmi India sekarang menjadi 395.751, tetapi para ahli dan lembaga kesehatan global seperti Organisasi Kesehatan Dunia percaya jumlah korban mungkin jauh lebih tinggi. Dari 35,51 juta orang terinfeksi, 29,25 juta telah pulih.

Pemerintah negara bagian melonggarkan pembatasan lockdown awal bulan ini setelah penurunan kasus, tetapi para ilmuwan khawatir bahwa kehadiran varian Covid-19 Delta, yang pertama kali terdeteksi di India, dan lambatnya vaksinasi dapat memicu gelombang infeksi lain.